Menikah adalah hal yang gampang gampang susah. Terkadang ada orang yang dengan mudah masuk ke gerbang ini, ada juga yang susahnya minta ampun. Ada seorang teman dengan umur yang sudah tak muda lagi bagi ukuran wanita curhat bahwa dia sangat sulit menjalin hubungan dengan pria. Bahkan dalam usia ini dia tidak pernah menjalin hubungan yang khusus dengan seorang pria pun.
Tak ada jawaban ku untuknya kecuali dengan kata2 SABAR.....SABAR.....kucertakan padanya tentang seorang teman yang lain, sangat enjoy dengan kehidupan lajangnya yang sudah berkepala empat. Setiap ditanya dengan entengnya dia menjawab bahwa perkawinan itu sudah kepastian Allah, mau menangis darahpun memintanya tidak akan terjadi kalau Allah tak menghendaki. Tapi dia optimis dan selalu berdoa, "kalau saya sudah berdoa dan belum terbalas itulah yang terbaik untukku, kalaupun terkabulkan itupun terbaik bagiku" itulah kata2nya yang tak bisa ku lupakan
Lama tak jumpa dengan temanku itu, tiba2 bertemu lagi, dia bercerita betapa bermurah hatinya Allah padanya.Diusianya yang ke 42 tiba2 ada 3 orang yang melamarnya secara bersamaan. Semuanya dia tolak secara halus karena sebelum ke tiganya datang, sudah ada yang datang duluan. Hanya 3 bulan setelah itu dia menikah dengan seorang duda tanpa anak.Sekarang kalau bertemu dengannya dia selalau mensyukuru dirinya bisa menjaga dirinnya sampai gerbang pernikahan, betapa bahagianya suaminya mendapati dirinya yang masih perawan .Terkadang dia bilang padaku kalau mengingat yang dulu2 terkadang dia tertawa mengingat dirinya yang menangis memikirkan kesindiriannya. Ternyata rencana Allah Indah pada diri kita semua tapi hanya orang2 yang sabar yang bisa menikmatinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar