Tiba2 mengingat masa itu, masa yang terindah, momentum dimana pertama kali mengingat kehidupan. Belum memasuki usia sekolah, diajak bunda jalan2 ke rumah temannya naik becak melewati jalan utama begitu teduh dan indah, hanya terdengar suara gesekan ban dengan aspal, gesekan ranting 2 pohon Flamboyan yang tertata rapi di kanan kiri jalan dan kicauan burung . Seakan akan mereka membentuk sebuah orkestra dan menghasilkan symponi yang begitu indah.
sekarang 40 tahun lebih , saya masih sering mengingatnya....hanya mengingat dan sepertinya saya tak bisa merasakan lagi nyanyian yang terbentuk karena suasana alam.
Sesampainya di tempat teman bunda yang berada dalam kompleks gereja, ibu langsung asyik ngobrol sementara saya kecil berlari2 mengejar kupu2 yang berkeliaran , di goda bunga2 yang indah dalam taman itu, tak lama berselang keluarlah hidangan yang pertama kali kurasakan dan sampai sekarang saya tak pernah kurasakan lagi, hanya bisa menggambarkan bentuknya....kenyal2 seperti bubur ketan hitam tapi warnanya coklat, manis dan tak berbulir trus di sirami santan yang agak asin diatasnya.
Sampai sekarang saya tak pernah melihat bubur yang seperti itu sudah hunting di internet tapi belum ketemu.
Banyak kejadian dari masa laluku yang tak pernah kutemui lagi hingga sekarang ini. Seperti kupu2 yang berterbangan dan hinggap diantara bunga2.
Teringat pula sebelum kesekolah ibuku kadang menyiapkan sarapan berupa nasi putih panas yang disiram minyak jelantah. Biasanya ibu menyuapi anaknya satu persatu dengan tangannya, terkadang kalau tak ada lauk kami makan nasi yang di basahi kecap. entah apa merek kecap itu yang jelas tak pernah lagi kurasakan kecap yang senikmat itu. Pulang sekolah kami biasanya bermain di pekarangan rumah, bermain tanah....sebagai anak perempuan kami meniru ibu memasak dan membuat kue, kami membasahi pasir atau tanah atau tumbukan batu bata kemudian membentuknya menjadi serupa kue, lebih estrim lagi biasanya kami mengambil tanah liat dan membuat berbagai mainan mulai boneka, tungku, asbak atau apa saja yang terpikirkan. Mainan yang lainnya sangat membutuhkan energi yang besar seperti Lompat karet, Lambasena, boi boi, asing, kasti, cangkek, enggo lari...terbayang keringat bercucuran dan bau matahari setelah bermain. Di usia mengaji disela2 istirahat kami biasa bermain ayam2, pemain di bagi menjadi dua kelompok, pesertanya semua sembunyi kecuali ketua regunya, kemudian satu pesertanya di masukkan kedalam sarung dan diperlihatkan ke kelompok lawan untuk di tebak siapa yang ada dalam sarung itu....sebelumnya " si ayam " di tanya2 dulu sampai di suruh berkokok ( kadang2 saya berfikir mainan ini di ciptakan siapa yah? ). Kami mengaji di lantai dua sebuah mesjid , diajar oleh seoarang bapak guru yang sudah sepuh, tidak hanya diajari mengaji, tapi juga hadits atau pepatah2 indah. Kalau bulan puasa kami shalat taraweh bersama teman2 ngaji, kebetulan disebelah mesjid ada toko yang menjual es mambo , jadi kalau habis shalat isya kami jajan di toko itu sambil nonton siaran niaga yang disela2 acara itu ada vidio klip artis tempo dulu, seperti Chica Kuswoyo, Ira Maya Shopa, Dina Mariana, Diana Papilaya....masih suka terbayang bang H. Rhoma Irama dengan lagunya..."SANTAI" yang dishoot di tengah padang tandus memakai baju kebesarannya berwarna putih sambil menggoyangkan gitarnya sesuai irama. Sepanjang jalan menuju mesjid, terdengar suara meriam bambu saling beradu bunyi.
Tiba saatnya lebaran ibu membelikan baju seragam untuk anak2nya...biasanya baju dan sepatu sama persis dengan kakak atau adik, entah apa alasan ibu 2 waktu itu...karena setelah berbagi cerita dengan teman2 yang lain ternyata hampir semua ibu2 di Indonesia melakukan hal yang sama. Rumah di cat kembali, ibu sibuk buat kue kering ( nastar selalu ada di saat lebaran ) tak lupa dengan kue besarnya yang biasanya berlapis selai buatan sendiri. Di hari H, kami jalan 2 minus ibu dan bapak, berfoto2 ditaman kota.
Mungkin ortu sengaja menyingkirkan anak2 supaya bisa menerima tamu dengan baik. Besar sedikit lebaran adalah nonton bareng di Bioskop, Dekat rumahku ada bioskop namanya SURYA, di hari lebaran anak 2 seusia SD ramai membludak di Bioskop, Filmnya memang diperuntukkan untuk anak2 seperti...Ira Maya dan Kakek ateng, Nakalnya anak anak, Ratapan anak tiri dan kadang 2 kami juga nonton film yang horor, seperti kuntilanak yang diperankan oleh Bokir.
Hal yang jarang kutemukan lagi di masa kini adalah kegiatan disekolah, hampir semua anak diajarkan Pribahasa dan menghafalkannya, diajar tulisan indah, arah mata angin dan mempelajari lagu wajib nasional dan lagu daerah. Hampir semua mata uang, kantor berita atau kode plat kendaraan bermotor kami tau. Buku2 paket dibagikan disekolah dan dapat diturunkan kepada adik2 kita, begitu juga dengan baju olah raganya. Kegiatan makan2 yang paling ditunggu2 di saat penaikan kelas, ibu sudah menyiapkan rantang sebagai bekal kesekolah biasanya setiap murid memakai bajunya yang ter indah dan yang paling menyenangkan bagi ibu2, kita juga bisa membawa adik kita yang kecil.
Saya sekolah di SD yang tidak jauh dari rumah, Biasanya kami berangkat bersama2 dengan teman yang bertetangga. di bekali uang jajan Rp 25, sudah bisa beli mie tanpa bakso plus es Bandung di depan sekolah. Jajanan gula tarik, halus manis, es lilin, es kue, es putar sudah menanti kita didepan sekolah yang paling aku suka es Poteng lame kayu, yang terbuat dari potongan tape ubi yang diberi es serut trus di siram sirup ( Strop ). Ada juga yang menjual wayang dengan gambar artis cilik dengan film 2nya, ada juga yang jual kumpulan lagu2 .Dirumah pun dipenuhi jajanan beragam, ada mangga mengkal yang dibelah2 seperti bunga trus di selipin garam yang dicampur cabai, kalau tak ada mangga mentimun muda pun jadi.
Di dalam rumahpun kami masih bermain dengan saudara, kadang bikin rumah 2 yang terbuat dari kumpulan sarung atau mengerjain saudara kita yang ketiduran dengan garam yang di ikat dengan benang kemudian di ulurkan ke mulutnya yang sedikit terbuka.Sore hari setelah bangun tidur siang ( yang di wajibkan Ortu2 jaman itu ) minum teh bersama dengan cemilan2 buatan sendiri sambil mendengar lagu2 dari piringan hitam bunda terfavorit waktu itu lagu2 Titik Sandhora terutama lagu Puncak Gunung Fujiyama, setelah bukan jaman nya lagi piringan hitam, kami mendengar lagu sampai lawakan lewat kaset di Radio tape, terkadang ibu merekam suara kami. Sungguh kenangan yang tak terlupakan...apalagi kalau mengingat rekaman lawakan warkop tentang marga2 yang ada di tanah batak...qiqiqi....lucunya....Bacaan kamipun banyak dan beragam Ananda, bobo, album cerita ternama, nina , kuncung atau curi2 punya bunda Femina atau Kartini ...atau punya bapak Panji Masyarakat...he he he
Memasuki usia SMP , saya di sekolahkan disebuah pondok yang jauh dari kotaku. Selain di bekali uang ...saya juga berbekal radio Transistor.
Hampir semua temanku memilikinya, kalau tengah malam kami menyetelnya pelan2 dalam kelambu masing2. Kesekolah, mencuci, makan atau lagi bermain bersama teman, radio selalu ada. Kami mendengar semua drama radio ...ada yang judulnya Suraidah, Butir2 pasir di Laut, Saur Sepuh dan kalau malam kami mendengar siaran sejenis bisikan kalbu...dan kamipun termehek2. Setiap anak punya sahabat pena yang kami hunting lewat koran atau majallah. Kami juga bertukar Perangko atau Label nama.
Kami tak bisa nonton televisi kecuali di minggu terakhir setiap bulannya. Malam minggu saatnya nonton film Indonesia. Kadang kami berembuk curi2 nonton di waktu yang haram .
Suatu hari kami hendak mencuri nonton. Taktik dan strategi sudah kami rapatkan. Kesepakatan kami semua harus pasang kelambu, jadi kalau di grebek keamanan, kita langsung lari ketempat tidur pura2 tidur. Dan tibalah saatnya kita nonton...hampir tengah malam satu persatu kami jalan menunduk ( hampir tiarap ) menuju majelis guru. Disepanjang jalan menuju majelis di penuhi rumput jarum tak terbayangkan baju tidur kami dipenuhi bulir2 yang tajam, tapi kami tak peduli yang penting NONTON. Tiba di majelis guru kami duduk dibawa bangku dalam kegelapan hanya ada cahaya dari televisi. Bodohnya kami ya...jelas ketahuan, karena posisi televisi yang tingginya sejajar dengan jendela...tengah asyik2nya nonton datang keamanan dan kami berhamburan keluar...menuju kamar , menembus kelambu dan pura2 tidur sesuai skenario. Naasnya seorang teman yang tidak ikut berembuk tak memasang kelambu...di tangkap dan keesokan harinya di hukum. Mengangkat air ke WC majelis guru...dan kami hanya memandangnya dengan belas kasih.
Kebetulan waktu dipondok terjadi kemarau panjang, kami mendapatkan air dengan membelinya di jerigen ukuran 10 ltr. Kalau tak punya duit..tengah malam kita keliling cari air di sekitar pondok...hasilnya cukup memuaskan bisa buat bersih2 badan dan whudu. Kalau hari Jumat tiba ( saat libur ) kami mencuci di sumber2 air yang jauh dari pondok . Melintasi sawah yang tengah dilanda puso berat, kadang kaki2 mungil kami masuk kedalam belahan puso dan menginjak sesuatu yang kotor.
Tiba saatnya porseni...kami melatih diri masing2 dalam berkesenian...membentuk vokal grup dan menyanyikan lagu2 daerah, kasidahan, lawakan , main pesona 13 atau cerdas cermat.
Oh ya berbicara masa kecil disaat 17 san, kami membuat acaraseni untuk ditampilkan dalam malam kesenian di komplex kami...ada yang menari, vokal grup ada yang baca puisi dan banyak lagi aktivitas seni. Sebelumnya kami berlomba per Rt...ada lomba balap karung, menyanyi, puisi, speda lambat, lari kelereng, lomba tusuk jarum , makan kerupuk dll.
Tak ada habisnya kalau mengenang dan membicarakan masa2 itu...
Minggu, 28 Juni 2015
Kamis, 11 Juni 2015
TIPS HIDUP HEMAT DIJAMAN SUSAH
![]() |
ada beberapa hal yang bisa kita lakukan di jaman sulit seperti ini
- Usahakan jangan sampai ke pasar , kecuali yang rumahnya dekat pasar. Biasanya kalau kepasar duit berapa sajapun yang kita bawa tak bersisah. lebih parah lagi yang semestinya kita beli tak tebeli dan uangpun sudah habis.kalau memang harus kepasar , catatlah apa yang harus di beli dengan rapi sesuai prioritasnya
- Sayur dan kebutuhan lainnya di beli pada tukang sayur keliling, walaupun harganya agak mahal tapi kita bisa membelinya dengan harga yang minim sesuai kebutuhan kita, dan tentunya bisa menghebat biaya transport
- Ambillah nomor telpon pedagang sayur keliling pesanlah kebutuhan anda.
- Jangan belanja bulanan dulu di supermarket belilah kebutuhan sehari2 diwarung terdekat. Karena kalau belanja besar2an biasanya kita tak mengontrol belanja dengan baik. Tapi kalau warung tak ada dekat rumah tak apalah belanja bulanan hitung2 hemat biaya transport.
- Jangan lengah memeriksa bumbu dapur yang ada contohnya, kalau persediaan bawang kita mulai basah pisahlah dari yang masih kering. Olahlah bawang itu secepatnya, bisa dijadikan bawang goreng atau di blender untuk di jadikan bumbu2 inti.
- Jangan buang makanan sisa, ikan sisa atau apapun itu simpanlah dalam satu wadah dan taruhlah dilemari pendingin. Kalau tak ada bahan makan lain bukalah wadah itu panasi atau olahlah menjadi makanan yang lain.
- Menyiapkan hidangan untuk buka puasa dengan satu macam saja contohnya kolak pisang dan air putih. Biasanya kita membikin macam2 ada kolaknya, ada pastel, pisang goreng dll.. Hidangan makan malamnya pun cukup satu macam saja per item. Contohnya lauknya ikan bakar, sambel dan sayur nangka. Jangan sampai ada ikan bakar, ikan goreng dan sayuran.
- Menghadapi lebaran bagi yang punya freser yang besar belanjalah di pertengahan bulan. cicillah pekerjaan yang ada, seperti memotong motong daging dan menyiapkan bumbu.
- bagi yang ingin menambahkan dan mengoreksi silahkan sesuai dengan pengalaman anda
Menjelang Rhamadahan 1436 H
Teringat masa kecil dahulu, menjelang Rhamadhan biasanya massal ummat merasa bahagia tapi kita kecil merasakan kegalauan yang luar biasa karena membayangkan harus menahan lapar dan dahaga seharian full dilain pihak kita membayangkan saat berbuka puasa bersama keluarga dengan makanan yang lain dari pada hari biasanya belum lagi membayangkan tarwih bersama teman2 atau jalan 2 ba'da subuh. lebih jauh lagi ...membayangkan lebaran dengan memakai semua yang statusnya BARU
usia sekolah dasar umumnya orang tua muslim sudah mengharuskan anaknya berpuasa penuh, biasanya mereka mengajarkan secara bertahap dimulai puasa setengah hari sampai akhirnya anak sudah bisa dipastikan siap untuk puasa penuh.
Puasa sesungguhnya persiapan individu untuk menghasilkan pribadi yang berkwalitas. Coba banyangkan disaat kita kecil yang kesehariannya biasa makan 3 kali sehari dan tiba2 diajarkan untuk menahan makan dan minum disiang hari. Belum lagi dimasa kini di mana mall menjamur dan kita tidak bisa menghindari untuk tidak mengajak anak2 kita yang baru usia belajar puasa untuk kesana. Di mall kita tidak bisa menghalangi orang untuk tidak makan apalagi anak2 yang non muslim. Disaat anak kita menahan lapar dan dahaga dan terlihat olehnya anak2 menjilati es krim dengan nikmat, timbullah keinginan dalam hati anak kita, terbit pula rasa iba dalam hati orang tua. Tapi bagi seorang muslim harus menguatkan hati sang anak dan dirinya..." anakku...kita adalah muslim ..harus kuat menahannya sampai waktunya " hebatkan
Puasa yang kita lalui sejak dari kita kecil bisa membuat kita menjadi orang berkwalitas yang sangat di butuhkan oleh ummat islam. Islam tak membutuhkan kwantitas tapi lebih mengutamakan kwalitas diri. Adalah sesuatu hal yang sangat luar biasa kalau disekeliling kita melakukan kemaksiatan dan kita tetap teguh bertahan. Kebaikan 2 puasa kalau di hayati dan telah berurat akar didalam diri kita bisa menimbulkan satu ruh dan semangat untuk lebih berkwalitas lagi dari tahun ke tahun. Tak perlu muslim yang banyak untuk memenangkan sesuatu peperangan dengan suatu negara yang besar sekalipun, sesuai firman Allah ( 2; 249 ) ....kam min fiatin kalilatin galabat fiatan kastiratan wal llahu maashabirin....
Lebih jauh lagi puasa adalah perintah Allah untuk mengajarkan kepada hambanya untuk menahan diri sekaligus berlaku hidup yang sehat. Tak sedikit tulisan 2 yang menggambarkan betapa sehatnya orang berpuasa. Menahan diri bukan hanya untuk makan, minum dan nafsu badani saja tapi menahan diri dari segala hal, utamanya mengambil sesuatu yang bukan hak kita secara bathil ( 2; 188 )....kelanjutan ayat2 perintah puasa.
Begitu besar peran pentingnya puasa untuk ummat islam sehingga ayat2 perintah puasa di dahulukan sebelum perintah lebih hebat lagi yaitu ayat2 perang dan haji. Kemenangan hati kita dan hidup kita yang akan diraih dalam berpuasa sebagai modal untuk melakukan persiapan perintah 2 Allah selanjutnya . Semoga dengan puasa Allah menganugrahkan kita ( 2 ; 247 ) ...kaala...innallahas sthafaahu alaikum wa zaadahu basthatan fil ilmi wal jismi....kekuatan ilmu dan sehat jazmani atau dalam keseharian kita akal yang sehat dan tubuh yang kuat untuk menghadapi kehidupan kita dari yang berskala kecil (dalam rumah tangga kita ) sampai yang berskala besar ( dunia global ).
Pahala yang di janjikan oleh Allah bersifat otomatisasi...kalau kita berlaku sesuai dengan yang di ajarkan oleh Allah pasti mendapat ganjaran yang baik dari Nya. Yang terpenting bagaimana kita mempelajari bagaimana puasa itu, apa tujuannya untuk diri kita dan umat islam umumnya ...sehingga kita selalu menantinya dengan ring gembira tidak sama kita menantinya dalam pikiran2 masa keci kita....
MARHABAN YA RHAMADAN....semoga dengan puasa kita menjadi golongan orang yang bertakwa, orang yang berSyukur dan orang yang sehat....amin
usia sekolah dasar umumnya orang tua muslim sudah mengharuskan anaknya berpuasa penuh, biasanya mereka mengajarkan secara bertahap dimulai puasa setengah hari sampai akhirnya anak sudah bisa dipastikan siap untuk puasa penuh.
Puasa sesungguhnya persiapan individu untuk menghasilkan pribadi yang berkwalitas. Coba banyangkan disaat kita kecil yang kesehariannya biasa makan 3 kali sehari dan tiba2 diajarkan untuk menahan makan dan minum disiang hari. Belum lagi dimasa kini di mana mall menjamur dan kita tidak bisa menghindari untuk tidak mengajak anak2 kita yang baru usia belajar puasa untuk kesana. Di mall kita tidak bisa menghalangi orang untuk tidak makan apalagi anak2 yang non muslim. Disaat anak kita menahan lapar dan dahaga dan terlihat olehnya anak2 menjilati es krim dengan nikmat, timbullah keinginan dalam hati anak kita, terbit pula rasa iba dalam hati orang tua. Tapi bagi seorang muslim harus menguatkan hati sang anak dan dirinya..." anakku...kita adalah muslim ..harus kuat menahannya sampai waktunya " hebatkan
Puasa yang kita lalui sejak dari kita kecil bisa membuat kita menjadi orang berkwalitas yang sangat di butuhkan oleh ummat islam. Islam tak membutuhkan kwantitas tapi lebih mengutamakan kwalitas diri. Adalah sesuatu hal yang sangat luar biasa kalau disekeliling kita melakukan kemaksiatan dan kita tetap teguh bertahan. Kebaikan 2 puasa kalau di hayati dan telah berurat akar didalam diri kita bisa menimbulkan satu ruh dan semangat untuk lebih berkwalitas lagi dari tahun ke tahun. Tak perlu muslim yang banyak untuk memenangkan sesuatu peperangan dengan suatu negara yang besar sekalipun, sesuai firman Allah ( 2; 249 ) ....kam min fiatin kalilatin galabat fiatan kastiratan wal llahu maashabirin....
Lebih jauh lagi puasa adalah perintah Allah untuk mengajarkan kepada hambanya untuk menahan diri sekaligus berlaku hidup yang sehat. Tak sedikit tulisan 2 yang menggambarkan betapa sehatnya orang berpuasa. Menahan diri bukan hanya untuk makan, minum dan nafsu badani saja tapi menahan diri dari segala hal, utamanya mengambil sesuatu yang bukan hak kita secara bathil ( 2; 188 )....kelanjutan ayat2 perintah puasa.
Begitu besar peran pentingnya puasa untuk ummat islam sehingga ayat2 perintah puasa di dahulukan sebelum perintah lebih hebat lagi yaitu ayat2 perang dan haji. Kemenangan hati kita dan hidup kita yang akan diraih dalam berpuasa sebagai modal untuk melakukan persiapan perintah 2 Allah selanjutnya . Semoga dengan puasa Allah menganugrahkan kita ( 2 ; 247 ) ...kaala...innallahas sthafaahu alaikum wa zaadahu basthatan fil ilmi wal jismi....kekuatan ilmu dan sehat jazmani atau dalam keseharian kita akal yang sehat dan tubuh yang kuat untuk menghadapi kehidupan kita dari yang berskala kecil (dalam rumah tangga kita ) sampai yang berskala besar ( dunia global ).
Pahala yang di janjikan oleh Allah bersifat otomatisasi...kalau kita berlaku sesuai dengan yang di ajarkan oleh Allah pasti mendapat ganjaran yang baik dari Nya. Yang terpenting bagaimana kita mempelajari bagaimana puasa itu, apa tujuannya untuk diri kita dan umat islam umumnya ...sehingga kita selalu menantinya dengan ring gembira tidak sama kita menantinya dalam pikiran2 masa keci kita....
MARHABAN YA RHAMADAN....semoga dengan puasa kita menjadi golongan orang yang bertakwa, orang yang berSyukur dan orang yang sehat....amin
Kamis, 04 Juni 2015
COBAAN ADALAH RAHMAT DARINYA
Seorang ibu yang putus asa dengan penyakit, membayangkan kehidupan bahagianya dahulu....masa anak2 yang riang gembira, masa remaja yang dihiasi pendalaman religi dan masa dewasa dengan keluarga yang harmonis....tapi sekarang semuanya nyaris tanpa bekas..
perlahan lahan disekanya air mata yang mengalir sambil menggigit bibir agar isakkan tangisnya tak membangunkan suami dan anaknya yang tertidur lelap. Hanya bahunya yang bergetar berusaha menahan kepedihan. Beban hidupnya semakin berat dengan utang yang bertumpuk dan penghasilan berkurang, sementara dia sudah malu untuk minta tolong ke orang lain. Takut bercerita ke suami, takut dengan akibat yang tidak jelas.
Pukul 2 dini hari tapi matanya belum bisa terpejam, luka di kakinya yang tadinya hanya luka kecil, mulai melebar dan seperti bernafas sampai sampai menyisakan rasa pedih. Tiba 2 ingatannya kembali kemasa remajanya air matanya kembali membasahi pipinya....betapa tidak. sekarang rasanya begitu jauh dari Allah. Padahal di masa Remajanya dia begitu getol beribadah, Shalat wajib dan sunnat, segala jenis2 puasa yang diajarkan oleh Allah dan rasulnya selalu dia kerjakan dengan senang hati. Tapi memasuki masa pernikahan , dia disibukkan dengan kehidupan dunia bahkan terlena begitu dalam. Shalat dikerjakan ala kadarnya, lupa dengan ayat2 yang dia telah hafal. Mengejarnya sampai2 tak ada lagi tujuan hidup kecuali kehidupan dunia.
Disaat2 seperti itu tiba2 banyak masalah menimpa, suami kepincut wanita lain, usaha yang semakin melemah dan untang yang menumpuk, Kadang dia bersandar didinding agar tak roboh saat pening tiba, dan puncaknya dia divonis diabetes dengan luka menganga dikaki.
Semenjak kakinya menganga lebar dia tak lagi Shalat sama sekali, tak terpikirkan bagaimana caranya... luka itu pedih terasa bila tersentuh kain. Tapi malam ini dia terasa sangat membutuhkan shalat....perlahan lahan dia bangkit ke tempat whudu dan melilitkan mukenah alakadarnya dan mulailah dia shalat dengan caranya sendiri...isakan tangisnya semakin dalam...sudah lama sekali dia tak merasakan kenikmatan beribadah. Berusaha mengingat2 ayat2 yang dulu pernah di hapalnya...dan terasa gemuruh didadanya naik turun bercampur aduk antara kebahagian yang tiada tara dan penyesalan meninggalkan kebiasaan2 yang indah.
Di akhir shalatnya , dia merenung lama tentang kehidupannya....air matanya mengalir...sungguh tak ada yang bisa membantunya kecuali dengan sabar dan shalat.... tak ada yang bisa merubah kehidupannya kecuali dirinya sendiri, muncul lah sebuah semangat baru, ruh baru dalam dirinya..
" aku tak bisa begini terus, aku harus bangkit dari terkepurukan, ya Allah ...aku tak mau mati dalam limpahan utang, aku harus hidup dan semangat menjalaninya " begitu tekadnya. Dan mulai hari itu dia merubah kehidupannya...diawali dengan shalat subuh yang tepat waktu dan tak tidur lagi setelahnya, menyeret kakinya menyelesaikan urusan rumah tangga dari menyapu , mencuci sampai menyiapkan sarapan untuk keluarganya. Setelah tu dia membuka tokonya berusaha menjual barang2 yang tersisa dan berusaha menyusun taktik supaya usahanya lancar, senyum mulai tampak diwajahnya. Sekarang tak ada yang perlu ditakuti, semua melapangkanya untuk melunasi utangnya, dan dia sudah berani bercerita ke suaminya tentang masalah yang dia hadapi. Suaminya memeluknya dan menenangkannya kemudian berjanji akan menolongnya. Luka dikaki beransur2 sembuh
Semuanya terasa plong, bermula hanya karena luka kecil yang Allah kirimkan dan menjadikan hidupnya yang berubah drastis. Setelah banyak belajar agama barulah tersadar kebenaran bahwa alQuran adalah obat untuk kehidupan , obat fisik maupun mental, baru tersadari bahwa begitu manusia membutuhkan shalat dan doa dan begitu dahsyatnya ayat 2 yang diajarkan Allah untuk ummatnya sampai 2 mampu menyembuhkan dirinya dan memberi semangat yang begitu besar untuk hidup." Trimakasih Ya Rabbi....Engkau mencubitku pada saat yang tepat...hanya karena luka kecil itu hidupku berubah ".
" aku tak bisa begini terus, aku harus bangkit dari terkepurukan, ya Allah ...aku tak mau mati dalam limpahan utang, aku harus hidup dan semangat menjalaninya " begitu tekadnya. Dan mulai hari itu dia merubah kehidupannya...diawali dengan shalat subuh yang tepat waktu dan tak tidur lagi setelahnya, menyeret kakinya menyelesaikan urusan rumah tangga dari menyapu , mencuci sampai menyiapkan sarapan untuk keluarganya. Setelah tu dia membuka tokonya berusaha menjual barang2 yang tersisa dan berusaha menyusun taktik supaya usahanya lancar, senyum mulai tampak diwajahnya. Sekarang tak ada yang perlu ditakuti, semua melapangkanya untuk melunasi utangnya, dan dia sudah berani bercerita ke suaminya tentang masalah yang dia hadapi. Suaminya memeluknya dan menenangkannya kemudian berjanji akan menolongnya. Luka dikaki beransur2 sembuh
Semuanya terasa plong, bermula hanya karena luka kecil yang Allah kirimkan dan menjadikan hidupnya yang berubah drastis. Setelah banyak belajar agama barulah tersadar kebenaran bahwa alQuran adalah obat untuk kehidupan , obat fisik maupun mental, baru tersadari bahwa begitu manusia membutuhkan shalat dan doa dan begitu dahsyatnya ayat 2 yang diajarkan Allah untuk ummatnya sampai 2 mampu menyembuhkan dirinya dan memberi semangat yang begitu besar untuk hidup." Trimakasih Ya Rabbi....Engkau mencubitku pada saat yang tepat...hanya karena luka kecil itu hidupku berubah ".
Langganan:
Komentar (Atom)






